Penyebab Repsol dan Honda Berpisah Usai Musim MotoGP 2020

Daftar Isi [Tutup]

    Penyebab Repsol dan Honda Berpisah Usai Musim MotoGP 2020 - Baru-baru ini dunia motoGP dikejutkan dengan kabar yang berpisahnya Honda dan Repsol. Padahal seperti yang telah kita ketahui, mereka telah bekerja sama selama 26 tahun. Bukan waktu yang singkat, bukan?

    Tetapi mengapa mereka hendak mengakhiri kerja sama setelah akhir musim motoGP 2020? Sebenarnya kabar berpisahnya Honda dan Repsol ini pernah menjadi bahan perbincangan di seluruh dunia pada tahun 2019. Alasan berpisahnya sempat diprediksi dikarenakan Repsol terlalu turut campur tangan dalam urusan perekrutan dan pemilihan rider. Hal ini menyebabkan Honda merasa gerah.

    Penyebab Repsol dan Honda Berpisah Usai Musim MotoGP 2020

    Hingga saat ini, pebalap asal Spanyol masih mengisi Repsol Honda. Setelah pensiunnya Casey Stoney di tahun 2012, Repsol Honda merekrut Marc Marquez. Kemudian setelah Dani Pedrosa memilih pensiun di tahun 2018, Repsol mendatangkan pebalap Spanyol lain seperti Jorge Lorenzo dan Alex Marquez yang dipilih setelah X-Fuerra pensiun.Padahal saat itu, manager Tim Repsol Honda, Alberto Puig mengajukan Johan Zarco pada musim motoGP 2020, namun permintaannya tidak disetujui.

    Pada Oktober lalu, di pagelaran motoGP di Jepang yang merupakan kandang Honda sendiri, muncul isu Honda menghentikan kerja sama dengan Repsol. Kabar ini cepat sekali berhembus dan menjadi pemberitaan hangat di kalangan pecinta motoGP. Mereka berpendapat, hal ini sungguh sangat disayangkan karena Repsol dan Honda telah bekerja sama cukup lama, yakni 26 tahun.

    Hal yang membuat menarik dari kejadian ini, yaitu keinginan Honda untuk menggandeng Shell sebagai pengganti rider Repsol. Nah Shell sendiri pun juga dikabarkan didukung oleh Tim Idemitsu Honda Team Asia Moto2 di musim motoGP 2020. Tidak disangka-sangka, bukan?

    Selanjutnya ada kabar yag lebih mengejutkan yakni dicurigainya Red Bull akan mengambil alih peran dan posisi Repsol dalam. Hal ini mengingat Red Bull menjadi sponsor pribadi Honda. Akan tetapi, ada kemungkinan lain yang mengatakan bahwa ini merupakan hal yang mustahil, karena tidak mungkin Red Bull menjadi sponsor utama dalam 2 tim yang stau pabrikan sekaligus.

    Meski begitu, ada kabar lainnya yang mengatakan bahwa Red Bull bisa saja menggantikan posisi Repsol, asalkan bersedia melepas status di KTM dan lebih memilih Honda di musim motoGP selanjutnya. Ini menjadi hal yang sangat menarik karena memang belum pernah terjadi dalam sejarah motoGP yang mana dalam satu sponsor dinaungi oleh dua pabrikan. tentunya ini menjadi dilema tersendiri bagi Red Bull, antara memanfaatkan kesempatan atau tetap bertahan di perusahaan sebelumnya.

    Melalui pemberitaan ini, setidaknya kita sudah bisa mengambil kesimpulan, yang mana terdapat dua perusahaan yang telah mengantri untuk mengisi celah Repsol yang ditinggalkan setelah musim motoGP 2020 ini, yakni Shell dan Red Bull. Kedua perusahaan ini memang juga sedang hangat diperbincangkan. Karena keduanya memang sempat menjalin hubungan kerja sama dekat dengan Repsol amupun Honda sendiri.

    Akan tetapi diantarnya keduanya, jika diperhatikan lebih lanjut, Shell menjadi kandidat terkuat karena memang kerap melakukan kolaborasi dengan Honda. Contohnya saja di sebuah ajang balap bertajuk Asia Talent Cup untuk pebalap muda. Wah akan menjadi saingan terberat ini.

    Entah siapa selanjutnya yang akan menggantikan posisi Repsol dalam Honda setelah musim motoGP 2020. Kita tunggu kabar selanjutnya dari keputusan Honda sendiri untuk memilih pengganti Repsol. Yang pasti siapapun penggantinya, semoga akan menjalin kerja sama baik dan mendukung jagoan kita di motoGP selanjutnya.

    Berlangganan update artikel terbaru via email:

    Belum ada Komentar untuk "Penyebab Repsol dan Honda Berpisah Usai Musim MotoGP 2020"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel