7 Fakta Sirkuit MotoGP Mandalika

Daftar Isi [Tutup]

    Indonesia akhirnya dipastikan akan mengadakan balapan motor MotoGP di masa depan. Mandalika, sebuah kawasan wisata di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat akan menjadi tempatnya.

    Meski begitu, penggemar MotoGP dari negara itu tetap harus bersabar. Promotor kejuaraan balap motor bergengsi dunia, Dorna, baru saja secara resmi mengumumkan bahwa MotoGP Indonesia yang baru akan diadakan pada tahun 2021, masih tahun depan.

    7 Fakta Sirkuit MotoGP Mandalika

    Penandatanganan perjanjian untuk mengadakan MotoGP telah dilakukan antara ITDC (Perusahaan Pengembangan Pariwisata Indonesia) dengan Dorna di Madrid, Spanyol, pada akhir Januari 2019.

    Wacana matrik MotoGP Indonesia sebenarnya telah muncul dalam beberapa tahun terakhir. Sentul diprediksi menjadi tuan rumah sebelum MotoGP Mandalika disetujui sebagai venue.

    Berikut ini adalah fakta-fakta MotoGP Indonesia yang akan diadakan di Sirkuit MotoGP Mandalika:

    1. Acara MotoGP pertama di Indonesia sejak 1997

    Indonesia terakhir menjadi tuan rumah MotoGP pada tahun 1997 atau 22 tahun yang lalu di Sirkuit Sentul. Saat itu, kelas MotoGP masih dalam format 500cc. Juara dunia sembilan kali, Valentino Rossi, muncul sebagai pemenang kelas 125 cc, Max Biaggi memenangkan kelas 250cc, sedangkan kelas tertinggi dimenangkan oleh Tadayuki Okada dari Jepang.

    2. Jadi balapan jalan raya pertama di MotoGP

    MotoGP Indonesia akan terasa lebih istimewa. Pasalnya, Sirkuit MotoGP Mandalika akan mengusung konsep sirkuit jalan raya seperti balap Formula 1 yang diadakan di Monako dan Singapura.

    3. Desain sirkuit Mandalika

    Sirkuit MotoGP Mandalika akan memiliki lintasan 4,32 kilometer dengan 18 putaran dan hanya satu lintasan lurus. Untuk fasilitas pendukung, Sirkut MotoGP Mandalika akan membangun area paddock dengan 40 garasi untuk tim operasional peserta dan memiliki kapasitas 93.200 tempat duduk untuk penonton. Selain itu, ada 138.700 area tanpa kursi dan suite perhotelan, yang dapat menampung 7.700 penonton.

    4. Pembangunan dimulai tahun 2019

    MotoGP Indonesia akan diadakan dalam dua tahun, jadi pengembangan harus diluncurkan. Konstruksi sirkuit Mandalika dijadwalkan akan dimulai pada Oktober 2019 yang dijadwalkan selesai pada Juni 2020.

    5. Dana pembangunan mencapai triliunan rupiah

    Pengembangan sirkuit berstandar internasional tentu tidak akan murah. Total biaya konstruksi Sirkuit MotoGP Mandalika diperkirakan mencapai Rp3,6 triliun, dan akan bermitra dengan kontraktor Prancis Vinci Construction.

    6. Indonesia menyelenggarakan tiga kejuaraan balap motor bergengsi

    Indonesia tidak hanya akan menggelar MotoGP pada tahun 2021. Mandalika juga telah setuju untuk menjadi tuan rumah World Superbike (WSBK). Dengan demikian, Indonesia akan memiliki tiga kejuaraan balap motor bergengsi setelah pertama kali menyelenggarakan MXGP (motorcross).

    7. Harapkan Valentino Rossi

    Mengingat MotoGP Indonesia baru akan diadakan pada 2021, muncul pertanyaan apakah Rossi akan tetap bersaing. Rossi akan berusia 42 tahun ketika balapan diadakan di Mandalika. The Doctor adalah satu-satunya pembalap yang masih aktif, yang telah mengalami balap di Indonesia.

    Berlangganan update artikel terbaru via email:

    Belum ada Komentar untuk "7 Fakta Sirkuit MotoGP Mandalika"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel