Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Mesin Mobil Overheat

Daftar Isi [Tutup]

    Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Mesin Mobil Overheat

    Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Mesin Mobil Overheat - Anda yang memiliki mobil dan sering berkendara, tentu tidak asing dengan masalah mesin yang satu ini. overheat merupakan kondisi mesin mobil yang terlalu panas, sehingga mengakibatkan masalah pada performa mobil. Biasanya tanda dari mesin yang mengalami panas berlebih adalah asap yang keluar dari mesin mobil.

    Apabila ini terjadi pada Anda, jangan khawatir. Sebenarnya terdapat tips mudah untuk mengatasi mesin mobil overheat, setidaknya, jika terlalu parah, mobil masih bisa berjalan hingga bengkel mobil terdekat. Terdapat beberapa masalah yang mengakibatkan overheat pada mesin, misalnya, karena pemilihan oli yang sembarangan, sistem pendingin kendaraan yang bermasalah, ataupun suhu kendaraan yang tidak bisa diminimalisir oleh kipas mesin.

    Berikut merupakan tips mudah, bagaimana cara yang tepat untuk mengatasi mesin mobil yang mengalami panas berlebih.

    Jangan Memaksa Menyalakan Mesin

    Ketika mobil mengalami overheat, Anda bisa berhenti terlebih dahulu untuk memeriksa keadaan mesin dan radiator. Jika sudah melihat kondisinya, Anda mempunyai dua pilihan, memanggil bantuan segera, atau memaksakan berjalan hingga menemukan bengkel terdekat. Pilihan kedua tidak direkomendasikan, apalagi ketika kondisi mesin mobil Anda dalam keadaan yang buruk.

    Ada beberapa hal yang bisa Anda pertimbangkan. Jika berada di daerah dengan tingkat lalu lintas padat dan macet, sebaiknya segera matikan mesin dan memanggil bantuan. Kondisi jalanan yang panas ditambah macet akan membuat mesin menjadi semakin panas. Ini tentu akan merusak bagian internal mesin, sehingga membuat Anda harus menggantinya di lain waktu.

    Hal yang Sebaiknya Dilakukan

    Ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi mesin mobil overheat. Ketika mesin mobil mulai mengeluarkan asap, segera matikan mobil. Jika kondisi mobil masih memungkiinkan untuk melanjutkan perjalanan, cobalah untuk mengurangi beban mesin.

    Misalnya, matikan AC dan bukalah jendela jika kondisi di dalam mobil juga panas. Selanjutnya, jalankan mobil dengan kecepatan yang stabil, tidak terlalu cepat dan tidak terlalu lambat, begitu pula jangan ubah kecepatan secara mendadak. Perhatikan indikator mesin, apabila mulai panas kembali, matikan mobil, lalu jalankan kembali ketika sudah agak dingin.

    Matikan Mesin

    Ketika Anda sedang berkendara dan melihat asap tipis keluar dari kap mobil, segera tepikan kendaraan Anda tanpa mengganggu lalu lintas. Tanda lainnya adalah lampu indikator akan menyala, menunjuk ke tanda H atau Hot. Ini berarti mesin mobil Anda sedang mengalami panas berlebih, dengan suhu mencapai 95 derajat di internal mesin.

    Setelah mematikan mesin mobil, Anda harus menunggu sejenak hingga mesin menjadi agak dingin. Tandanya adalah panel indikator suhu turun dari tanda Hot, biasanya waktu yang diperlukan sekitar 10 sampai 20 menit agar mesin benar-benar dingin. Jika ingin memeriksa kerusakan, Anda bisa membuka kap mesin untuk mengatasi mesin mobil overheat dan melihat adakah kerusakan pada bagian mesin.

    Periksa Radiator

    Ada hal penting yang harus Anda perhatikan sebelum melakukan pengecekan mesin. Ingat untuk tidak membuka kap mesin mobil saat mesin masih panas dan mengepulkan asap. Pemeriksaan pada radiator harus menunggu mesin dingin, sebab membukanya ketika mesin masih panas, ada kemungkinan akan melukai diri Anda sendiri.

    Ketika sudah dingin, Anda bisa memeriksa radiator, kemudian melihat adakah kebocoran pipa atau air pendingin. Bila air pada indikator habis, ada beberapa kemungkinan, bisa jadi ada sistem pendingin yang rusak, pompa yang mengalirkan air untuk mendinginkan mesin tersumbat, atau ada masalah dengan oli yang Anda gunakan.

    Jika Anda memahami mesin mobil, Anda bisa mengecek bagian lain yang bertautan dengan bagian pendingin mesin. Periksa dengan teliti, apakah ada yang mengalami kerusakan. Jika terdesak, Anda bisa mengganti air pada radiator dengan air keran, tapi jangan lakukan hal tersebut secara rutin, karena air keran atau air biasa, tidak maksimal ketika mendinginkan mesin.

    Dengan mengetahui tips mudah mengatasi mesin mobil overheat tersebut, Anda tidak perlu khawatir lagi apabila di jalan nanti mengalami hal serupa. Ingat untuk selalu memeriksa keadaan mobil sebelum berkendara, dan melakukan perawatan bulanan sebulan sekali untuk menjaga kondisi mobil agar tetap prima.

    Berlangganan update artikel terbaru via email:

    Belum ada Komentar untuk "Pertolongan Pertama untuk Mengatasi Mesin Mobil Overheat"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel