Serba-Serbi Motor Vespa dan Komponen Spuyer-nya

Daftar Isi [Tutup]

    Serba-Serbi Motor Vespa dan Komponen Spuyer-nya - Hingga saat ini, Vespa klasik masih memiliki banyak penggemar. Hal ini dibuktikan dari banyaknya klub Vespa klasik dan pesertanya. Para pecinta motor ini tetap saja setia memacunya meski motor ini sering tiba-tiba mogok ketika digunakan. Ada berbagai faktor yang dapat menyebabkan masalah tersebut, contohnya ukuran spuyer Vespa yang tidak tepat.

    Ukuran Spuyer Vespa

    Ukuran Spuyer Vespa

    Berdasarkan jenisnya, spuyer Vespa dibedakan menjadi tiga, tiap spuyer memiliki ukuran yang berbeda-beda.

    · Spuyer Karbu atau Spuyer Main Jet

    Spuyer ini berfungsi untuk menyalurkan bensin. Untuk mesin Px 150 dengan karbu 20 20, spuyer yang dibutuhkan adalah yang dengan kode ukuran 100-125. Sedangkan untuk Vespa Super, ukuran spuyer yang dibutuhkan adalah 90.

    · Spuyer Angin atau Spuyer Langsam Vespa

    Spuyer yang juga disebut spuyer pilot jet ini berfungsi untuk menyalurkan angin. Letak spuyer ini berada di samping spuyer karbu. Ukuran spuyer ini berbeda-beda tergantung pada jenis mesin Vespa.

    Untuk Vespa PX Exclusive dan Vespa Excel, kode ukuran spuyer yang digunakan adalah 48. Sedangkan mesin Px 150 dengan karbu 20 20 membutuhkan spuyer 120-160.

    Harga Spuyer Vespa

    Ukuran Spuyer Vespa

    Tiap jenis Vespa membutuhkan spuyer dengan ukuran yang berbeda-beda. Oleh karenanya, Anda harus memastikan bahwa spuyer vespa yang Anda gunakan sudah memiliki ukuran yang pas. Jika spuyer yang terpasang pada Vespa Anda memiliki ukuran yang tidak sesuai atau sudah tidak dapat berfungsi dengan baik, Anda dapat membeli spuyer baru dan memasangnya.

    Onderdil ini dijual secara terpisah maupun satu set, sehingga Anda dapat memperoleh spuyer yang Anda butuhkan dengan mudah. Satu set spuyer biasanya dijual dengan harga Rp70.000,- hingga Rp130.000,- di toko online. Sedangkan harga spuyer yang dijual satuan berkisar antara Rp18.000,- hingga Rp50.000,-.

    Apabila Anda merasa kurang yakin dalam memilih ukuran spuyer yang dibutuhkan, Anda sebaiknya meminta tolong pihak bengkel Vespa. Mereka pasti tahu mana spuyer yang dibutuhkan oleh Vespa anda dan tahu di mana tempat membelinya.

    Mengapa Vespa Klasik Rentan Mengalami Kendala Mesin

    Vespa Klasik Rentan Mengalami Kendala Mesin

    Para pengendara Vespa sudah tidak kaget lagi jika motor kesayangan mereka tiba-tiba mogok di jalan. Dengan demikian, tak heran jika mereka sudah menyiapkan peralatan dan spare part yang kiranya diperlukan untuk memperbaiki Vespa di bagasinya. Motor Italia ini biasanya mengalami kendala mesin karena beberapa alasan.

    1. Masalah Pengapian dan Busi

    Salah satu masalah umum pada motor Vespa klasik adalah masalah pengapian. Penyebab utama dari masalah ini adalah jarak platina Vespa yang kurang tepat. Motor ini akan memiliki pengapian yang baik jika jarak konektornya 0,5 mm.

    Mesin motor akan terbatuk-batuk dan cepat panas jika jarak platina kurang 0,5 mm. Sedangkan jika jarak platina lebih dari itu, maka proses pengapian akan berlangsung secara kurang sempurna.

    Busi, yang merupakan bagian penting dalam sistem pengapian, juga sering mengalami masalah hingga menyebabkan Vespa mogok. Masalah pada busi biasanya dipicu oleh pengapian yang kurang sempurna. Akibatnya, elektroda terlihat berwarna hitam dan lama-kelamaan tidak bisa melakukan fungsinya.

    2. Masalah Karburator

    Motor Italia ini tidak akan bisa digeber dengan ringan jika bagian-bagian karburator, contohnya main jet, mangkok, dan pilot, kotor. Kotoran ini biasanya berasal dari debu yang tersaring pada filter dan terbawa masuk ke dalam karburator.

    Di samping itu, mesin Vespa juga akan mudah mati dan terdengar brebet jika ukuran spuyer Vespa tidak sesuai. Spuyer yang terlalu besar akan mengakibatkan terlalu banyak bensin mengalir ke area pengapian.

    Dengan demikian, busi menjadi hitam, basah, dan tidak dapat bekerja terlalu baik. Sedangkan spuyer yang terlalu kecil akan mengakibatkan area pengapian kekurangan bensin, sehingga busi tampak kering dan putih.

    3. Kabel Kopling Putus

    Vespa merupakan motor tua yang membutuhkan perawatan ekstra. Kurang perawatan dapat menyebabkan beberapa bagiannya aus, misalnya kabel kopling. Kabel kopling yang aus biasanya akan putus jika dipakai terus menerus. Bagian sling kopling yang paling sering putus adalah bagian stut.

    Masalah lain yang sering menimpa kabel kopling adalah kabel kendur. Keadaan ini akan membuat para penunggang Vespa kesulitan masuk ke posisi gigi netral. Kendala tersebut tentu dapat membahayakan pengguna.

    Tips Agar Vespa Tidak Sering Bermasalah

    Vespa Klasik Rentan Mengalami Kendala Mesin

    1. Cek Busi Setiap 2 Minggu Sekali

    Untuk menghindari masalah pengapian pada Vespa, Anda harus sering-sering mengecek busi. Pengecekan ini sebaiknya dilakukan 2 minggu sekali atau sebelum Anda melakukan perjalanan yang cukup jauh menggunakan vespa kesayangan.

    Jika busi tampak berwarna coklat kemerahan, itu artinya busi dalam keadaan baik. Jika elektroda busi berwarna hitam dan basah, Anda perlu membersihkannya dengan cara mencucinya dengan bensin dan menghilangkan kerak pada bagian kepala busi dengan cara mengamplasnya.

    Jika elektroda busi berwarna pucat atau putih, itu artinya komposisi udara pada bagian pembakaran lebih banyak daripada komposisi bensin. Jika hal ini terus dibiarkan, maka mesin Vespa akan cepat panas. Untuk menghindarinya, Anda harus mengatur penyetelan karburator.

    2. Pastikan Jarak Platina Sudah Tepat

    Selain mengecek busi, Anda juga perlu menyetel jarak platina dengan tepat. Pastikan bahwa jarak antara konektor plus dan minus sebesar 0,5 mm, sehingga Vespa Anda akan terhindar dari masalah mesin. Jika Anda tidak berani mengutak-utik Vespa sendiri, Anda sebaiknya meminta bantuan bengkel untuk menyetel jarak platina.

    3. Bersihkan Karburator

    Cara lain agar Vespa tidak mogok di tengah jalan adalah dengan membersihkan karburator secara berkala. Pembersihan ini dapat dilakukan dengan cara menyemprotkan angin kompresor pada karburator yang telah dibongkar. Jika Anda ingin melakukannya sendiri, Anda dapat membersihkan sela-sela spuyer dengan kawat tipis.

    4. Setting Karbu Vespa dengan Tepat

    Cara setting karbu Vespa 20 20 dengan Vespa 26 26 tentu saja tidak sama. Namun, ada beberapa hal yang perlu dilakukan, ketika menyeting karbu berbagai jenis mesin Vespa. Pertama, Anda harus memastikan bahwa jarum setelan angin harus disetel dengan tepat agar komposisi bensin dan udara benar-benar pas dalam proses pembakaran.

    Selain itu, Anda juga harus memastikan bahwa spuyer yang digunakan memiliki ukuran yang tepat. Ukuran spuyer karbu vespa 26 26 tentu saja berbeda dengan ukuran spuyer Vespa Sprint. Jadi, Anda harus benar-benar memastikan bahwa spuyer yang digunakan memiliki ukuran yang pas.

    Salah satu indikator bahwa Anda telah menggunakan spuyer yang tepat adalah elektroda busi berwarna coklat kemerahan. Busi yang hitam dan basah biasanya disebabkan oleh ukuran spuyer yang terlalu besar. Sedangkan busi yang berwarna putih dan kering biasanya disebabkan oleh spuyer yang terlalu kecil.

    5. Rajin Bersihkan Motor

    Selain perawatan mesin, Anda juga perlu melakukan perawatan body Vespa secara rutin. Body Vespa klasik terbuat dari besi yang jika tidak dirawat dengan baik akan berkarat, keropos, dan tidak kokoh lagi.

    Oleh sebab itu, Vespa kesayangan Anda harus rutin dicuci agar kotoran yang dapat memicu karat dapat dihilangkan. Setelah dicuci, jangan lupa untuk mengeringkan Vespa dengan lap lembut. Agar body Vespa lebih kinclong dan terawat, Anda dapat membawanya ke salon khusus Vespa untuk diberi coating khusus.

    Pemilihan ukuran spuyer vespa yang tepat dapat memperbaiki performa motor Italia ini. Meski demikian, jika hal ini tidak disertai dengan perawatan rutin, maka hasilnya akan sama saja. Oleh sebab itu, Anda tidak boleh malas dalam melakukan perawatan Vespa kesayangan Anda.

    Berlangganan update artikel terbaru via email:

    Belum ada Komentar untuk "Serba-Serbi Motor Vespa dan Komponen Spuyer-nya"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel