Mengaku Sultan dari Jember, Tidak Hanya Menipu Anang Ashanty, Ternyata juga Menipu PMI Jember

Mengaku Sultan dari Jember, Tidak Hanya Menipu Anang Ashanty, Ternyata juga Menipu PMI Jember

Berita viral kali ini dari seorang pasangan suami istri yang dikabarkan media sosial merupakan seorang sultan dari Jember.

Pasutri ini heboh karena menipu pasangan artis Anang Hermansyah dan Ashanty yang dijanjikan hendak membeli rumahnya dengan harga Rp 35 miliar tanpa ditawar.

Ternyata setelah kabar Ashanty dan Anang hendak tertipu oleh pasutri asal Jember ini, Pasutri ini juga menipu PMI Kabupaten Jember yang berjanji akan mendonasikan bantuan Rp 16 miliar.

Ketua PMI Jember E.A Zaenal Marzuki mengungkap bahwa tidak menyangka jika pasangan suami istri tersebut melakukan pembohongan kepada publik. Padahal pemberitaan donasinya kepada PMI Jember senilai Rp 16 miliar sudah viral, namun tidak ada realisasinya.

Awal mula viralnya pemberitaan pasutri yang mengaku sultan dari Jember ini setelah penyanyi Ashanty curhat di medsos hampir saja tertipu oleh HW dan RHN.

Ashanty memang akan menjual rumahnya yang berada di kawasan Cinere Jakarta sebesar Rp 35 miliar, pasangan suami istri ini berjanji akan membelinya tanpa ditawar.

Belakangan beredar kedua pasangan ini malah menipu akan berdonasi kepada PMI Jember. Namun, pihak PMI Jember tidak menerima donasi mereka.

Kronologi penipuan donasi kepada PMI Jember ini dijelaskan oleh Humas PMI Jember Ghufron Eviyan Efendi yang menyebutkan jika pasutri HW dan RHN mengaku seorang pengusaha tambang di Papua.

Mereka juga mengaku memiliki 300 hotel berkelas di berbagai negara, bahkan berencana hendak membangun hotel mewah di Jember.

Mengaku Sultan dari Jember, Tidak Hanya Menipu Anang Ashanty, Ternyata juga Menipu PMI Jember

Disaat kesibukan PMI Jember menggelar serangkaian kegiatan peringatan Hari Sukarelawan PMI tahun 2019. Pasutri yang mengaku seorang pengusaha ini menyampaikan akan menyumbangkan dana sebesar Rp 16 miliar kepada PMI Jember untuk pengembangan organisasi rencana pembangunan rumah sakit darurat PMI.

Anehnya mereka justru hanya menyerahkan bantuan dana secara simbolis pada pengurus PMI Jember sebesar Rp 16 miliar dan PMI Jatim sebesar Rp 200 miliar pada pembukaan dialog nasional yang digelar di Pendopo Wahyawibawagraha Jember.

Penyerahan donasi secara simbolis tersebut dilanjutkan penandatanganan MoU antara PMI Jember sebagai penerima dengan PT DEC sebagai penyumbang dana dan disaksikan langsung oleh Bupati Jember Faida dan juga Ketua PMI Jatim Imam Utomo.

Pasutri penipu ini juga sempat meminta gambar bangunan klinik dan rumah sakit yang hendak di bangun. Setelah diserahkan, ternyata PMI Jember ditipu karena donasi Rp 16 miliar tidak pernah ada.

Gufron menyebut jika PMI Jember tidak melaporkan kasus tersebut kepada kepolisian karena menurutnya pihak PMI tidak dirugikan dalam kasus tersebut.

Namun, sebagai klarifikasi bahwa PMI Jember tidak pernah menerima donasi dari penipu yang juga hendak membeli rumah Anang-Ashanty tersebut.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Mengaku Sultan dari Jember, Tidak Hanya Menipu Anang Ashanty, Ternyata juga Menipu PMI Jember"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel