Perempuan WNI Nekat Curi Tas Merk Louis Vuitton di Australia

Perempuan WNI Nekat Curi Tas Merk Louis Vuitton di Australia

Berita viral kali ini dari seorang perempuan Warga Negara Indonesia (WNI) terciduk polisi di Bandara Melbourne, Australia, atas tuduhan pencurian tas merk terkenal Louis Vuitton di Melbourne, Australia.

Peristiwa ini membuat pihak Korfung Protkons KJRI Melbourne, Faisal juga turut angkat bicara. Dari keterangannya pencurian ini telah dilakukan oleh seorang perempuan warga negara Indonesia di toko Louis Vuitton Melbourne, Whiteman Street Complex, pada 19 Mei 2020.

Namun, pihak KJRI Melbourne belum memberikan informasi lebih lanjut terkait kejadian tersebut. kabar terbaru dari Faisal bahwa WNI tersebut masih menunggu proses persidangan yang masih akan dilangsungkan pada 2 Oktober 2020.

Informasi lebih lanjut mengenai pencuri tas bermerk tersebut tidak diumbar secara detail karena adanya Privacy Act yang berlaku di Australia. Kini yang bersangkutan dibawah jaminan, menunggu proses persidangan pada tanggal 2 Oktober 2020 nanti.

Sampai detik ini, Faisal mengaku belum ada anggota keluarga dari WNI yang menghubungi KJRI Melbourne. Dilain sisi, Faisal akan memastikan KJRI Melbourne akan memberikan bantuan pendampingan agar hak-hak WNI tetap terpenuhi.

Dalam pemberitaan yang viral diketahui, seorang wanita WNI ditangkap polisi di Bandara Melbourne, Australia, karena tuduhan pencurian. WNI tersebut diketahui berusia 21 tahun dan dituduh telah mencuri sejumlah barang bermerk diantaranya dua tas tangan Louis Vuitton.

Dilansir dari 7news.com.au seorang WNI yang tidak disebutkan namanya ini diduga melakukan tindakan pencurian pada sebuah toko di kompleks Whiteman Street, Southbank, bulan lalu yang tepatnya pada 19 Mei.

Pihak kepolisian negara bagian Victoria menyatakan WNI tersebut awalnya berbelanja di toko tersebut sekitar pukul 12.50 waktu setempat.

Kronologi kejadiannya, seorang perempuan WNI tersebut bertanya kepada petugas beberapa tas tangan bermerk yang dijual di toko tersebut.

Kemudian, ia meminta tolong kepada petugas karena hendak mencoba beberapa sepatu. Ketika sang petugas masuk untuk mengambilkan sepatu yang ia ingin coba, ia diduga memasukkan dua tas tangan kedalam tas yang ia bawa lalu ia kabur.

Ia diduga berhasil membawa kabur tas tangan yang ditaksir seharga lebih dari AU$ 11 ribu atau jika dirupiahkan setara dengan Rp 105,8 juta.

Namun akhirnya, pada hari Minggu 7 Juni 2020 waktu setempat polisi berhasil menangkap perempuan WNI tersebut di Bandara Melbourne saat hendak menuju Indonesia.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Perempuan WNI Nekat Curi Tas Merk Louis Vuitton di Australia"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel