Viral Berita Menhub Merubah Aturan Boleh Mudik Saat Corona? Ini Faktanya!

Daftar Isi [Tutup]

    Viral Berita Menhub Merubah Aturan Boleh Mudik Saat Corona? Ini Faktanya!

    Ditengah pandemi Covid-19, banyak kabar palsu yang beredar. Media sosial menjadi media yang sangat sering digunakan untuk menyebarkan berita kebohongan atau hoaks.

    Banyak masyarakat disuguhkan berbagai informasi dari sosial media, dan salah satu yang membuat resah masyarakat adalah informasi kebohongan, atau informasi yang disebarluaskan yang mana bukan berasal dari sumber yang terpercaya.

    Sangat disayangkan jika masyarakat langsung percaya begitu saja dengan berita kebohongan tersebut, banyak isu ditengah masyarakat yang disebarluaskan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

    Saat ini banyak isu yang tidak benar di tengah-tengah masyarakat yang dapat meresahkan masyarakat bahkan dapat menyebabkan konflik di tengah mewabahnya Covid-19.

    Salah satu informasi yang tengah banyak dibicarakan oleh masyarakat adalah mengenai sebuah artikel yang dibagikan oleh pemilik akun Facebook Delpa Putri SQwin mengenai mudik.

    Artikel tersebut dibagikan dengan judul “Warga Dibolehkan Mudik Oleh Kemenhub, Aturannya Keluar Kemarin Sore”.

    Pada sebuah artikel tersebut menjelaskan jika Kementerian perhubungan atau Kemenhub mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) mengenai mudik lebaran tahun 2020.

    Sebelumnya, sudah banyak di kabarkan Permenhub nomor 25 tentang Pengendalian Transportasi selama Masa Mudik Idul Fitri 1441 H dalam rangka mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 yang keluar pada tanggal 5 Mei 2020 lalu.

    Diperoleh keterangan dalam Turn Back Hoaks, Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Corona, Doni Monardo dan juru bicara Kemenhub Adita Irawati menjelaskan jika kegiatan mudik lebaran Idul Fitri 2020 1441 H tetap dilarang, karena pertimbangan pandemi Covid-19.

    Ditegaskan oleh Doni, sampai dengan saat ini tidak ada perubahan terkait dengan kebijakan larangan mudik. Menurut pihaknya larangan ini akan tetap berlaku karena untuk menekan penyebaran pandemi Covid-19.

    Pihaknya juga menjelaskan terkait surat edaran yang memberikan kesan Kemenhub merubah aturan mudik yang telah ditetapkan sebelumnya dan memperbolehkan mudik dengan syarat atau adanya kelonggaran.

    Terkait hal tersebut, telah tertuang pada Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 nomor 4 tahun 2020 tentang Kriteria Pembatasan Orang dalam Rangka Percepatan Penanganan Covid-19.

    Kembali ditegaskan oleh Doni jika mudik tahun ini dilarang. Pihaknya berpendapat surat edaran itu dikeluarkan untuk mengatasi terhambatnya pelayanan penanganan virus corona dan pelayanan kesehatan yang diakibatkan karena keterbatasan transportasi.

    Adita Irawati juga ikut menegaskan jika mudik tetap dilarang dan tidak ada perubahan peraturan apapun dari Kemenhub atau Permenhub.

    Pihaknya menjelaskan jika larangan bagi masyarakat untuk mudik dan Pembatasan Sosial berskala Besar (PSBB) tetap akan diterapkan. Ia juga mengatakan jika adanya aturan dan pemberian pengecualian adalah kegiatan yang berhubungan dengan penanganan virus corona.

    Adita bahkan menambahkan jika penumpang yang diperbolehkan bepergian dalam Surat Edaran gugus Tugas Nomor 4 Tahun 2020 akan diatur dengan pembatasan dan penerapan protokol kesehatan.

    Terkait hal ini telah disesuaikan dengan amanat Permenhub nomor 18 tahun 2020 tentang pengendalian transportasi dalam rangka memutus rantai penyebaran Covid-19 dan Permenhub nomor 25 tahun 2020.

    Atas dasar hal tersebut, kabar dari Kementerian Perhubungan tentang memperbolehkan mudik pada Idul Fitri 1441 H yang banyak beredar terutama di facebook merupakan informasi yang salah atau bisa dikatakan hoaks.

    Berlangganan update artikel terbaru via email:

    Belum ada Komentar untuk "Viral Berita Menhub Merubah Aturan Boleh Mudik Saat Corona? Ini Faktanya!"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel