100 Karyawan Pabrik Sampoerna Surabaya Positif Corona dan 2 Orang Meninggal

Daftar Isi [Tutup]

    100 Karyawan Pabrik Sampoerna Surabaya Positif Corona dan 2 Orang Meninggal.

    Pabrik rokok PT Sampoerna yang ada di Rungkut, Surabaya ditutup setelah ditemukan dua pasien positif Covid-19 meninggal yang berstatus sebagai karyawan di Pabrik PT HM Sampoerna. Pabrik PT Sampoerna berpotensi menjadi sebuah klaster Covid-19 yang cukup besar.

    Sebelumnya, pada 30 April 2020 jumlah karyawan yang diperiksa sebanyak 63 dan semuanya positif, lalu tes dilanjutkan dengan 100 karyawan dan hasilnya 100 orang positif rapid test. Dari 100 orang yang dinyatakan positif dalam menjalani rapid tes, langsung dirujuk ke RSUD dr Soetomo untuk di ambil swab mereka dan di observasi di salah satu hotel di Surabaya.

    Ketua Rumpun Kuratif Satgas Covid-19 Jatim dr Joni Wahyudi mengatakan jika daftar tersebut bisa jadi bertambah, dan saat ini jumlah karyawan Sampoerna yang menjalani rapid tes sebanyak 323 karyawan.

    Tenaga medis saat ini melakukan tindak lanjut dari rapid tes dan tengah memeriksa swab dari 163 orang karyawan Pabrik Sampoerna. Para karyawan ini diperiksa dengan menggunakan metode tes polymerase chain reaction (PCR) di laboratorium, hasil dari tes swab akan keluar selama satu atau dua hari kedepan.

    100 orang yang dinyatakan positif Covid-19 tidak semuanya mengalami gejala, hanya Sembilan orang yang memiliki gejala dan telah menjalani opname, dan sisanya kondisinya sehat dan masuk dalam OTG (Orang Tanpa Gejala).

    Pabrik Sampoerna saat ini sedang diliburkan sementara karena untuk menghindari penyebaran wabah Covid-19 yang meluas, sudah ada 500 karyawan yang telah diliburkan.

    Setelah klaster pasar dan asrama haji, kini Pabrik Sampoerna berpotensi menjadi sebuah klaster baru penyebaran Covid-19 di wilayah Surabaya.

    Joni menyatakan belum mengetahui secara pasti dari mana penularan dua karyawan pabrik rokok Sampoerna yang meninggal karena tertular virus corona tersebut. Namun, Tim Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jatim terus berupaya melakukan penelusuran lebih lanjut untuk mendalami temuan tersebut sebagai upaya memutus penularan virus corona atau Covid-19.

    Di Sisi lain, Walikota Surabaya Risma mengatakan jika  kasus Covid-19 yang ada di pabrik rokok itu bermula dari pasien PDP yang tidak jujur. kedua pasien PDP tersebut merupakan pasien berstatus positif Covid-19 dan telah meninggal. Risma menegaskan mestinya kedua pasien itu harus menjalani karantina namun kenyataannya, dua pasien tersebut tetap bekerja.

    Hasil tracing Tim Tracing Gugus Tugas Covid-19 Jatim sementara terhadap karyawan PT HM Sampoerna Tbk, Surabaya antara lain:
    - 2 pasien dinyatakan positif dan meninggal
    - 9 orang berstatus PDP dan tengah di rawat di rumah sakit
    - 163 orang sudah menjalani tes swab PCR dan sedang menunggu hasil
    - 100 dari 323 karyawan dinyatakan positif saat menjalani rapid test atau tes cepat corona

    Berlangganan update artikel terbaru via email:

    Belum ada Komentar untuk "100 Karyawan Pabrik Sampoerna Surabaya Positif Corona dan 2 Orang Meninggal"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel