Viral Kim Jong Un Meninggal, Pemerintah Korut Tak Angkat Bicara

Viral Kim Jong Un Meninggal, Pemerintah Korut Tak Angkat Bicara

Nama Kim Jong Un mendadak ramai diperbincangkan di beberapa hari terakhir ini, beberapa isu menyebutkan bahwa pemimpin negara Korea Utara ini meninggal dunia. Media sosial juga ramai dengan menggunakan tagar #KIMJONGUNDEAD yang mempertanyakan kebenaran kabar tersebut.

Sampai saat ini media di Korea Utara belum memberikan konfirmasi apapun terkait berita ini, pihak pemerintah Korut juga tidak angkat bicara perihal isu yang tengah ramai ini. Pemerintahan Korea Utara terakhir mengabarkan Kim Jong Un memimpin pertemuan pada 11 April 2020 lalu, dan sejak saat itu kabar Kim Jong Un tidak pernah lagi tampil di publik.

Media di Korea Utara juga tidak seperti biasanya, bahkan cenderung “diam” atas rumor meninggalnya Kim Jong Un yang sedang kencang dibicarakan publik. Dilansir dari Daily NK yang merupakan web yang dikelola oleh pembelot Korea Utara yang ada di Korea Selatan, bahwa Kim Jong Un tengah dirawat di rumah sakit pada 12 April 2020 sebelum melakukan operasi jantung. Daily NK juga mengabarkan jika kesehatannya memburuk dalam beberapa bulan terakhir akibat kecanduan rokoknya, dan juga obesitas, serta terlalu banyak bekerja.

Namun, dari The Independent menyatakan jika kabar tersebut belum dikonfirmasi dan didasarkan pada satu sumber tanpa nama di Korea Utara. Banyak surat kabar resmi Rodong Sinmun yang memasang nama Kim Jong Un seperti halnya biasanya, namun tidak ada laporan tentang keberadaanya.

Berita sakitnya Kim Jong Un juga didukung dengan informasi bahwa ia tidak pernah absen dari acara peluncuran rudal. Namun, Forbes memberitakan jika Kim Jong Un tidak terlihat hadir dalam acara peluncuran rudal jelajah jarak pendek pada 14 April 2020 dalam rangka merayakan ulang tahun pendiri negara Korea Utara yang sekaligus kakek dari Kim Jong Un, Kim Il Sung.

Kim Jong Un juga kembali tidak hadir pada esok harinya yang bertepatan dengan perayaan ulang tahun mendiang sang kakek. Pada Sabtu 25 April 2020 Kim Jong Un kembali tidak terlihat dalam acara perayaan 88 tahun berdirinya angkatan bersenjata Korea Utara, Tentara Revolusi Rakyat Korea.

Kemudian munculah sebuah berita pada jaringan televisi Hong Kong yang dilansir dari New York Post menyatakan bahwa pimpinan tertinggi Korut itu masih berada dalam kondisi vegetatif setelah menjalani operasi jantung di awal bulan April ini.

Kondisi vegetatif ini kondisi dimana disfungsi otak kronis ketika seseorang tidak menunjukkan tanda-tanda kesadaran. Disusul dengan berita selanjutnya, seorang Wakil Direktur Hong Kong Satellite Television (HKSTV) yang merupakan jaringan televisi yang didukung pemerintah Beijing di Hong Kong, mengklaim bahwa Kim Jong Un telah meninggal dunia.

Laporan dari International Business Times yang mengetahui unggahan dari sang wakil direktur jaringan televisi Hong Kong itu melalui aplikasi media sosial Weibo, dan saat ini sudah tersebar luas di media sosial.

Namun belum ada konfirmasi lain yang membenarkan kabar ini, berdasarkan beberapa sumber dari partai senior yang ada di Beijing, operasi yang tengah dijalani Kim Jong Un mengalami kesalahan saat memasukkan stent atau ring karena tangan si ahli bedah merasa gemetar saat operasi berlangsung.

Disisi lain pejabat Korea Selatan dan China juga sumber-sumber yang dekat dengan intelijen AS justru meragukan kabar yang tengah viral yang menyatakan Kim Jong Un sakit parah. Presiden Amerika Serikat Donald Trump, juga tidak terlalu percaya dengan kabar yang tengah viral saat ini, diketahui Donald Trump bersama Kim Jong Un juga terlihat akrab setelah mengadakan KTT pada 2018 dan 2019.

Juru bicara kepresidenan Korea Selatan Blue House mengatakan, jika pihaknya tidak dapat mengkonfirmasi keberadaan Kim, dan apakah Kim juga sedang menjalani operasi atau tidak.

Penyebab ketidak hadiran Kim dalam beberapa acara kenegaraan penting di Korea Utara paling logis adalah karena masalah kesehatan, tetapi apakah hal ini berkaitan dengan penyakit jantung atau tidak, sepertinya tidak terburu-buru untuk menyimpulkan.

Para ahli di Korea Utara yang lain telah memperingatkan, bahwa terlalu sulit menemukan fakta-fakta mengenai kondisi Kim Jong Un, tetapi memang ketidakhadirannya pada acara perayaan besar ulang tahun kakeknya mengisyaratkan jika terdapat sesuatu yang tidak beres.

Mantan wakil Duta Besar Korea Utara di Negara Inggris Thae Yong-ho yang saat ini membelot ke Korea Selatan dari tahun 2016 lalu memberikan komentar jika tidak seperti biasanya media pemerintah Korea Utara hanya diam atas informasi ini, biasanya media di Korut cepat dalam menjawab pertanyaan tentang Kim.

Thae Yong-ho menjelaskan jika setiap kali ada kontroversi tentang Kim Jong Un, pemerintah Korea Utara akan mengambil tindakan dalam beberapa hari jika Kim masih hidup dan sehat, khususnya saat Kim tidak hadir dalam upacara peringatan pada 15 April yang sebelumnya tidak pernah.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Viral Kim Jong Un Meninggal, Pemerintah Korut Tak Angkat Bicara"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel