Tingkok Lockdown Kota Jia, Gelombang Kedua Covid-19 Tanpa Gejala

Tingkok Lockdown Kota Jia, Gelombang Kedua Covid-19 Tanpa Gejala

Virus corona terbaru Covid-19 kembali menyerang warga Kota Jia di Provinsi Henan dengan kasus tanpa gejala, pemerintah Tiongkok akhirnya mewaspadai adanya wabah gelombang kedua penyebaran Covid-19 dari Kota ini.

Badai belum sepenuhnya berlalu, setelah pemerintah Tiongkok membuka isolasi Kota Wuhan yang berada di Provinsi Hubei karena wabah Covid-19 yang dikabarkan telah mereda. Saat ini Tiongkok bersiap menghadapi wabah Covid-19 gelombang kedua.

Lockdown kembali diberlakukan oleh pemerintah Tiongkok terhadap Kota Jia Provinsi Henan, Kota ini memiliki jumlah penduduk kurang lebih 600 ribu jiwa yang kini diwajibkan tinggal di dalam rumah.

Pemberlakukan lockdown di Tiongkok sangatlah ketat, sebelum diizinkan untuk keluar rumah masyarakat yang hendak keluar rumah harus melakukan pemeriksaan fisik terlebih dahulu, yang diantaranya memeriksa suhu tubuh, dan memakai masker selama berada diluar rumah, dan meminta izin kepada petugas keamanan.

Kota Jia merupakan kota kedua yang mengalami lockdown oleh pemerintah Tiongkok setelah Kota Wuhan, saat ini kegiatan bisnis di Kota Jia lumpuh total, kecuali toko yang menjual kebutuhan pokok dan obat-obatan.

Dikutip dari salah satu staf transportasi Kota Jia mengatakan sebaiknya tidak datang di Kota Jia untuk saat ini, karena tidak seorangpun bisa masuk dan keluar dari kota tersebut.

Diduga pertama kali salah seorang terinfeksi Covid-19 di Kota Jia merupakan seorang perempuan yang berusia 59 tahun setelah berkonsultasi dengan seorang dokter. Seorang dokter ini bekerja di rumah sakit Kota Jia telah kembali dari tugas kerja di Kota Wuhan pada Januari 2020 lalu.

Dokter bermarga Liu ini telah melakukan isolasi diri sesuai prosedur yaitu selama 14 hari sebelum kembali bekerja di rumah sakit Kota Jia, setelah mendapati salah seorang pasien terkena Covid-19, otoritas setempat memeriksa kesehatan Dokter Liu dan mendapati ia ternyata positif Covid-19 tanpa ada gejala apapun.

Setelah mendapati dokter yang di konfirmasi positif Covid-19, otoritas setempat juga menjalankan pemeriksaan kepada 25 dokter yang ada di rumah sakit Kota Jia dan mengkonfirmasi terdapat 3 dokter juga positif Covid-19, ternyata ketiga dokter tersebut juga mengalami hal serupa, bahwa terjangkit virus corona tanpa gejala dan kini tengah menjalani karantina.

Komisi Kesehatan Nasional Tiongkok mengidentifikasi terdapat 1367 kasus Covid-19 tanpa gejala, kondisi ini menjadi momok baru, sebab beberapa negara hanhya memiliki alat tes terbatas untuk memeriksa pasien dengan riwayat kontak dengan penderita serta gejala demam dan batuk.

Sebelumnya kabar gembira dari Tiongkok yang menyatakan berhasil lolos dari perang melawan virus corona setelah tidak ada tambahan kasus positif pada 19 Maret 2020, namun kekhawatiran kini justru terjadi lebih dari sebelumnya karena gelombang kedua Covid-19 yang muncul setelah dibukanya jalur-jalur transportasi internasional.

Di Indonesia pemerintah mengumumkan kasus Covid-19 pertama kali pada 2 Maret 2020 dan sampai dengan 5 April 2020, jumlah kasus positif corona mencapai 2273 kasus, dari total kasus tersebut, 198 dinyatakan meninggal dunia dan 164 telah sembuh.

Juru bicara penanganan nasional virus corona Achmad Yurianto saat konferensi pers di Gedung BNPB, Jakarta, Jumat 3 April 2020 mengatakan gambaran dari kasus ini berarti masih terdapat proses penularan diluar.

Pemerintah melalui Yurianto memperingatkan lagi agar warga saat ini tidak keluar kota demi mencegah penularan, dengan berdiam dirumah secara tidak langsung telah melindungi orang lain terutama mereka yang lebih rentan terkena penularan, dan yang berusia lanjut atau menderita penyakit lain.

Yurianto juga meminta masyarakat untuk mempertimbangkan ulang secara baik-baik untuk tidak usah bepergian apalagi saat ini data menunjukan semakin hari semakin bertambah banyak kasus positif virus corona.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Tingkok Lockdown Kota Jia, Gelombang Kedua Covid-19 Tanpa Gejala"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel