Satu Desa Kebanjiran Order Peti Mati Karena Pandemi Virus Corona

Satu Desa Kebanjiran Order Peti Mati Karena Pandemi Virus Corona

Kasus Covid-19 di Spanyol terus meningkat, jumlah korban meninggal akibat Covid-19 di spanyol terus bertambah. Desa Pinor merupakan desa kecil dan terpencil di Negara Spanyol namun warganya banyak yang memiliki keterampilan membuat peti mati, saat pandemi Covid-19 desa ini kebanjiran order peti mati.

Spanyol saat ini menjadi salah satu negara yang terdampak virus Corona yang bisa dibilang cukup parah. Dilansir dari AFP, Kamis 16 April 2020 lebih dari 18.800 orang telah meninggal dunia dan hanya dalam waktu dua bulan yang disebabkan virus ganas ini, total kasus infeksi virus corona di Spanyol saat ini sudah lebih dari 180 ribu kasus.

Akibatnya, desa Pinor yang hanya memiliki penduduk sekitar 1.000 orang ini kebanjiran order peti mati karena seiring permintaan peti mati yang semakin melonjak drastis ditambah lagi di Desa Pinor ini hanya memiliki Sembilan workshop peti mati.

Dalam wawancara bersama Wali Kota Setempat yang bernama Jose Luis Gonzalez kepada AFP ia mengatakan sejak krisis yang dialami karena wabah covid-19 ini ternyata banyak permintaan peti mati yang berlipat ganda dari biasanya.

Gonzalez sendiri merupakan pengusaha peti mati yang mewarisi bisnis ini dari ayahnya, pada hari biasa satu bulan Gonzalez hanya memproduksi kurang lebih 200 peti mati, namun di tengah pandemi Covid-19 kini ia harus memproduksi dua kali lipat dari jumlah biasanya.

Biasanya peti mati juga didatangkan import dari China, namun saat korban meninggal dunia di Spanyol semakin bertambah ternyata peti mati import dari China tidak lagi datang.

Akhirnya dalam beberapa waktu terakhir desa Pinor ini banyak melayani pesanan peti mati dari berbagai wilayah yang ada di Spanyol. Pesanan semakin banyak sampai bisa dibilang “banjir pesanan” tepatnya setelah dilakukan lockdown pada 14 maret 2020 lalu, dan memicu kekhawatiran masyarakat karena kekurangan stok peti mati.

Memang hasil karya peti mati dari desa Pinor ini berbeda dengan peti mati pada umumnya, dan untuk memenuhi tingginya permintaan para pembuat peti mati harus mempercepat pengerjaan dan lebih menyederhanakan cara kerjanya.

Dalam pengerjaan peti mati yang akhir-akhir ini memadati pesanan, Gonzalez menjelaskan tidak memberikan model yang seperti biasanya dimana ada hiasan marmer atau kaca, namun pekerjanya hanya membuat model sederhana yang hanya dipernis polos.

Gonzalez juga menjelaskan jika desa Pinor memang desa kecil namun sangat terkenal dalam hal pembuatan peti mati, hal ini karena banyak pohon-pohon pinus yang merupakan bahan utama untuk membuat peti mati tumbuh di area desa tersebut.

Selain itu, Gonzalez juga bertanggung jawab terhadap kesehatan warganya, dan sampai saat ini belum ada kasus Covid-19 di desa Pinor, beberapa langkah Gonzalez untuk mencegah adalah setiap pagi ia menelpon tetangga dan warga yang lansia. Gonzalez juga mengatakan semua orang memiliki nomor teleponnya.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Satu Desa Kebanjiran Order Peti Mati Karena Pandemi Virus Corona"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel