Provokator Penolakan Jenazah Perawat Telah Diamankan dan 7 Saksi Diperiksa


Tiga orang yang diduga provokator penolakan jenazah perawat positif infeksi virus Corona (Covid-19) telah diamankan oleh Polda Jawa Tengah, selain tiga orang tersebut polisi juga telah memeriksa tujuh orang saksi.

Hal ini dikatakan langsung oleh Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Tengah, Kombes Pol Budi Haryanto kepada wartawan, di kantornya, Semarang, Sabtu 11 April 2020.

Tidak bisa dipungkiri bahwa saat ini masyarakat pasti mengalami kekhawatiran terhadap wabah virus corona atau Covid-19, Namun Budi menjelaskan bahwa pemerintah dan juga tenaga medis tidak ceroboh dalam pemakaman jenazah yang positif terinfeksi Covid-19.

Budi menjelaskan bahwa pemerintah tidak mungkin ceroboh, dan pasti memperhatikan keselamatan warganya, dan dipastikan pemakaman jenazah yang terinfeksi corona pasti sudah sesuai dengan SOP.

Pada pemberitaan sebelumnya polisi telah mengamankan tiga warga yang diduga menjadi provokator penolakan jenazah perawat RSUP dr Kariadi yang memang positif terinfeksi virus Covid-19 pada kami 9 April 2020 lalu.

Ketiga warga tersebut diduga melakukan provokasi terhadap warga yang lain sehingga sebagian besar warga menolak acara pemakaman yang sudah dilakukan sesuai dengan SOP.

Purbo selaku Ketua RT 6 Dusun Sewakul, Bandarjo, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang sempat menyampaikan permintaan maaf terkait penolakan jenazah tersebut, permintaan maaf ini disampaikan langsung di samping ketua DPW PPNI Jawa Tengah, Edy Wuryanto di kantor PPNI Jawa Tengah.

Purbo juga telah menyampaikan permintaan maafnya kepada keluarga besar almarhumah pada Jumat 10 April 2020, karena tidak jadi dimakamkan di Sewakul, secara pribadi Purbo mengaku menyesal.

Ia menjelaskan selaku Ketua RT Sewakul ia tidak punya daya, ia hanya menampung aspirasi warganya dan hanya kewajiban untuk koordinasi ke perangkat desa saja. 

Purbo mengatasnamakan pribadi dan juga mewakili masyarakat RT 6, menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga atas kejadian penolakan jenazah, Purbo juga meminta maaf kepada seluruh perawat seluruh Indonesia.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Provokator Penolakan Jenazah Perawat Telah Diamankan dan 7 Saksi Diperiksa"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel