Polisi Tangkap Kelompok Anarko yang Memancing Aksi Penjarahan

Polisi Tangkap Kelompok Anarko yang Memancing Aksi Penjarahan

Polisi telah menangkap lima anak muda yang diduga melakukan aksi vandalisme di Tangerang Kota, pelaku membuat tulisan dengan nada yang provokatif pada dinding-dinding pertokoan.

Polisi menilai berbagai coretan yang ada di dinding tersebut dibuat pelaku agar masyarakat resah dan mengajak membuat perbuatan onar.

Motif pemuda yang melakukan vandalisme ini lantaran tidak puas dengan kebijakan pemerintah dan berupaya untuk memanfaatkan situasi yang saat ini sedang resah di tengah-tengah masyarakat.

Kapolda Metro Irjen Nana Sudjana saat disiarkan live melalui Instagram Humas Polda Metro Jaya, sabtu 11 April 2020 mengatakan jika mereka memanfaatkan keadaan supaya lebih resah lagi, membuat masyarakat lebih resah dan membuat ajakan untuk membuat keonaran.

Tiga tulisan yang dibuat oleh para pelaku, yang pertama “Kill The Rich” yang kedua “Sudah Krisis Saatnya Membakar” dan yang ketiga “Mau Mati Konyol atau Melawan”, Pihak kepolisian mengungkap kelima vandalis tersebut berasal dari kelompok anarko.

Tiga pelaku ditangkap oleh aparat Reskrim Polres Tangerang Kota bersama dengan anggota Ditreskrimum Polda Metro Jaya di sebuah kafe di wilayah Kota Tangerang pada Jumat 10 April 2020, Serta dua orang pelaku lagi ditangkap di Bekasi dan Tigaraksa Tangerang.

Polisi menemukan sejumlah barang bukti berupa cat semprot, stensil untuk membuat coretan dinding, hingga handphone. Selain di Jakarta, polisi juga mengidentifikasi keberadaan kelompok anarko di daerah bandung dan beberapa daerah yang lain.

Informasi dari handphone pelaku kelompok anarko ini akan merencanakan aksi vandalisme secara massal di beberapa kota besar dan pulau besar pada pertengahan April nanti tepatnya pada 18 April 2020.

Tujuan kelompok ini ingin membangkitkan keresahan masyarakat yang memanfaatkan keadaan wabah Covid-19, hingga ingin masyarakat ikut serta berbuat keonaran dan ajakannya membakar, kemudian menjarah.

Kelompok ini sudah merencanakan aksinya untuk tanggal 18 April 2020 dan tim kepolisian bersyukur aksi ini bisa diungkap sejak awal sehingga mereka tidak jadi melakukan rencana tersebut.

Kelima pelaku vandalisme tersebut dijerat Pasal 14 dan atau 16 UU No 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan atau 160 KUHP tentang keonaran dengan membuat berita bohong, dan mereka terancam hukuman penjara 10 tahun.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Polisi Tangkap Kelompok Anarko yang Memancing Aksi Penjarahan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel