Kim Jong-Un Kritis, Ini Calon Pengganti Kim Jong Un Pimpin Korut

Daftar Isi [Tutup]

    Kim Jong-Un Kritis, Ini Calon Pengganti Kim Jong Un Pimpin Korut

    Pemberitaan beredar di seluruh dunia bahwa Kim Jong Un saat ini tengah sakit parah dan kondisinya sedang kritis setelah melakukan prosedur kardiovaskular (jantung). Meskipun begitu, sebagaimana diketahui bahwa korea utara merupakan negara yang tertutup, terlebih mengenai informasi pemimpinnya, Kim Jong Un.

    Banyak spekulasi beredar karena informasi yang simpang siur mengenai kesehatan Kim Jong Un. Disisi lain yang menarik, berbagai media juga mencari tahu siapa calon yang akan mengambil alih kursi dari pimpinan negara jika Kim Sakit Parah atau bahkan meninggal.

    Kim Jong Un merupakan pemimpin Korea Utara keturunan ketiga, setelah ayahnya Kim Jong II meninggal pada 2011 karena serangan jantung Kim Jong Un menjadi pemimpin negara.

    Berikut ini calon pemimpin yang akan menggantikan Kim Jong Un yang dilansir dari Reuters jika Kim sakit keras atau bahkan meninggal dunia.

    Kim Yo Jong (Adik Perempuan Kim Jong Un)

    Dalam dua tahun terakhir adik perempuan Kim Jong Un yang bernama Kim Yo Jong sering terlihat di sekitar sang pemimpin, Kim Yo Jong saat ini merangkap dua jabatan yang pertama melayani negara secara resmi sebagai wakil direktur Komite Pusat Partai Pekerja, dan dan yang kedua sebagai kepala staf Kim Jong Un.

    Yo Jong diduga masih berusia 31 tahun, ia saat ini memiliki kendali kuat atas fungsi-fungsi kunci partai, hal ini menetapkan dirinya sebagai sumber kekuatan utama dibalik kepemimpinan kolektif.

    Adik perempuan Kim Jong Un ini sempat disinggung oleh Cho Han-bum dari Institut Unifikasi Nasional Korea bahwa ia akan menjadi kekuatan utama dengan kontrol organisasi dan departemen pembinaan, peradilan dan keamanan public.

    Para Jajaran Anggota Partai

    Tahun lalu, Choe Ryong Hae yang naik menjadi kepala negara nominal atau ketua komite tetap majelis rakyat tertinggi (SPA) Korea Utara, dan saat ini ia menjabat sebagai presiden Presidium Majelis Rakyat Tertinggi.

    Choe Ryong Hae dan Pak Pong Ju, keduanya merupakan anggota politbiro yang juga pernah menjadi perdana menteri negara yang mengawasi Korea Utara dalam memperkenalkan lebih banyak fungsi pasar bebas untuk menghidupkan kembali ekonominya, kedua ini memiliki kemungkinan akan menjadi tokoh yang memimpin kepemimpinan kolektif.

    Selain kedua orang tersebut, wakil ketua partai yang juga menjadi mantan utusan nuklir utama Kim Yong Chol serta Menteri Luar Negeri Ri Songwon pernah mendapat tugas menangani masalah-masalah diplomatik, termasuk pembicaraan denuklirisasi dengan Korea Utara yang terhenti karena mereka memainkan peran kunci dalam KTT dengan Presiden AS Donald Trump.

    Kakak Tertua Keluarga Kim dan Bibi Kim Jong Un

    Kim Jong Chol merupakan kakak pertama dari Kim Jong Un, namun ia tidak lagi menjadi bagian dari kepemimpinan Korea utara, kakak tertian Kim Jong Un justru memilih menjalani kehidupan yang tenang dengan memainkan alat musik, keterangan ini di dapat dari Thae Yong Ho, seorang mantan wakil duta besar Korut di London yang membelot ke Korsel.

    Meskipun demikian, Kim Jong Chol diyakini tidak begitu tertarik dengan kehidupan publik dan tidak mungkin menjadi kandidat pengganti Kim Jong Un, namun beberapa analis menilai ia tetap mempertahankan hubungan dengan saudara kandungnya dan dapat melakukan hal yang lebih publik dalam kontingensi.

    Kim Kyong Hui merupakan bibi dari Kim Jong Un, ia pernah menjadi figur yang terlihat kuat di lingkaran kepemimpinan ketika kakaknya Kim Jong Il memerintah negara Korut. Namun keberadaanya tidak terlihat lagi setelah suaminya yang bernama Jang Song Thaek, yang pernah menyandang pria paling kuat kedua di Korut, dieksekusi pada 2013 oleh Kim Jong Un.

    Kabarnya Kim Kyong Hui telah lama mengalami sakit tetapi sempat muncul beberapa waktu di sebuah pertunjukan gala bersama keponakannya pada awal tahun ini.

    Anak Kim Jong Un (Generasi Keempat)

    Kim Jong Un diketahui memiliki tiga anak dari pernikahannya dengan Ri Sol Ju, kabarnya anak bungsunya telah lahir pada tahun 2017, menurut National Intelligence Service Selatan.

    Sedangkan putra tertuanya saat ini masih berusia 10 tahun, ini artinya jika salah satu dari mereka menjadi pemimpin keturunan generasi keempat, maka mereka akan membutuhkan wali politik.

    Kala itu Kim Jong II memang telah dipersiapkan menjadi pemimpin negara Korut selama 20 tahun, sementara Kim Jong Un hanya satu tahun lebih dalam persiapan menjadi pemimpin karena kematian mendadak ayahnya akibat stroke.

    Sedangkan Go Myung-Hyun yang merupakan seorang peneliti dari Institut Studi Kebijakan Asia di Seoul mengatakan, jika Kim Yo Jong mungkin tidak akan mengambil alih kepemimpinan tetapi dapat membantu membangun rezim yang hanya bersifat sementara sebagai pialang kekuasaan sampai anak-anak Kim Jong Un tumbuh dewasa, dan Kim Jong Chol mungkin kembali untuk membantu untuk sementara waktu.

    Berlangganan update artikel terbaru via email:

    Belum ada Komentar untuk "Kim Jong-Un Kritis, Ini Calon Pengganti Kim Jong Un Pimpin Korut"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel