Jokowi Resmi Larang Mudik, Ada Sanksi Bagi Warga yang Nekat Mudik

Daftar Isi [Tutup]

    Jokowi Resmi Larang Mudik, Ada Sanksi Bagi Warga yang Nekat Mudik

    Pemerintah melalui Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara resmi memutuskan larang mudik lebaran 2020. Kebijakan ini di tetapkan untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19 yang telah mewabah di berbagai daerah. Hal ini disampaikan oleh Jokowi saat rapat terbatas pada hari Selasa, 21 April 2020.

    Jokowi mengatakan, larangan ini diputuskan karena atas pertimbangan masih banyak masyarakat yang ingin nekat mudik lebaran 2020. Berdasarkan survei yang diadakan oleh Kementerian Perhubungan, masih ada 24% warga yang bersikeras untuk mudik.

    Pertimbangan yang lain karena bantuan sosial yang berupa sembako bagi masyarakat di Jabodetabek sudah mulai disalurkan pada Senin 20 April 2020. Sembako yang diberikan pemerintah ini sebesar Rp 600 ribu per bulan selama tiga bulan.

    Menanggapi hal ini skema dan aturan pelaksanaan larangan mudik tersebut sudah disiapkan oleh Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setiyadi.

    Skema yang dilakukan adalah dengan pembatasan kendaraan lalu lintas, Angkutan umum, kendaraan pribadi, sepeda motor akan dilarang untuk keluar dari zona merah Covid-19.

    Meskipun demikian, Budi juga tidak menutup akses jalan antar wilayah, karena pemerintah tidak melarang angkutan barang dan logistic untuk tetap beroperasi.

    Skenario ini mencangkup pembatasan lalu lintas pada jalan yang digunakan untuk akses keluar masuk dari wilayah yang dikategorikan zona merah, bukan berarti menutup ruas jalan.

    Nantinya di setiap akses keluar masuk dari wilayah akan dipersiapkan check point untuk memeriksa setiap orang yang akan melakukan keluar masuk dari Jabodetabek.

    Pelaksanaan skema ini akan melibatkan kerjasama dengan berbagai pihak, terutama dengan jajaran kepolisian dimana nanti akan menjadi garda terdepan.

    Sanksi juga sudah disiapkan bagi warga yang nekat melakukan mudik lebaran tahun 2020. Sanksi ini langsung disampaikan oleh kementerian perhubungan sesuai dengan kebijakan yang disampaikan pemerintah.

    Budi menyampaikan jika sanksi bisa diterapkan yang mengacu pada UU No.6 tahun 2018 tentang kekarantinaan Kesehatan. Pihaknya juga menyebutkan jika sanksi paling ringan adalah dengan dikembalikan kendaraan tersebut untuk tidak melanjutkan mudik.

    Pada pemberitaan sebelumnya Jokowi hanya melarang Aparatur Sipil Negara (ASN), personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polri, serta pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dan anak usahanya untuk melaksanakan mudik lebaran. Namun meski demikian, keputusan Jokowi juga belum sepenuhnya melarang masyarakat secara umum untuk mudik.

    Berlangganan update artikel terbaru via email:

    Belum ada Komentar untuk "Jokowi Resmi Larang Mudik, Ada Sanksi Bagi Warga yang Nekat Mudik"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel