Jenazah Perawat Positif Covid-19 di Semarang Ditolak Warga

Daftar Isi [Tutup]

    Jenazah Perawat Positif Covid-19 di Semarang Ditolak Warga

    Seorang perawat meninggal karena telah dinyatakan positif terinfeksi Covid-19, perawat asal Kabupaten Semarang ini rencananya dimakamkan di Taman Pemakaman Umum (TPU) Sewakul, Ungaran Timur, namun diberitakan berubah tempat.

    Jenazah perawat ini berubah lokasi pemakamannya karena ada penolakan sebagian warga, warga khawatir jenazah perawat tersebut berdampak buruk pada masyarakat sekitar.

    Sebelumnya pengurus RT setempat sudah sepakat dengan pemakaman jenazah perawat tersebut di Sewakul, pernyataan ini disampaikan oleh Alexander Gunawan sebagai Humas Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kabupaten Semarang.

    Bahkan di TPU Sewakul telah dilakukan penggalian makam untuk jenazah tersebut, namun tiba-tiba beberapa warga menolak pemakaman tersebut, dan bahkan ketua RT juga sudah mengizinkan dan mengatakan tidak ada masalah.

    Disisi lain, Sekretaris Daerah Kabupaten Semarang, Gunawan Wibisono menginformasikan atas dasar penolakan warga tersebut akhirnya tempat pemakaman yang semula di direncanakan di TPU Sewakul dipindah.

    Keluarga jenazah perawat tersebut kemudian dimakamkan di Bergota makam keluarga RS Kariadi Semarang, karena sebelumnya jenazah bertugas di RS tersebut.

    Gunawan menyampaikan rasa prihatinnya terhadap penolakan tersebut, karena sebenarnya secara medis proses pemulasaran dan pemakaman jenazah sudah aman dan dilakukan oleh petugas khusus yang menangani, seharusnya masyarakat tidak perlu mengkhawatirkan hal ini secara berlebihan.

    Hal ini juga mendorong Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Semarang untuk segera menyediakan makam umum yang dikelola pemerintah melalui DPU, Pemkab Semarang sebelumnya juga telah menyiapkan lahan untuk makam yang berada di belakang kantor DPRD Kabupaten Semarang.

    Makam yang berada di belakang kantor DPRD juga dapat digunakan untuk keadaan darurat sementara, dan saat ini pemerintah Kabupaten Semarang sedang menyiapkan lahan makam yang lebih luas sekitar 3000 meter persegi.

    Sebagai informasi, Seorang perawat yang berasal dari Kabupaten Semarang yang dinyatakan positif terinfeksi corona (Covid-19) meninggal dunia pada Hari Kamis 9 April 2020 siang, perawat ini bekerja di RSUP Kariadi dan rencana jenazahnya akan dimakamkan di TPU Sewakul.

    Berlangganan update artikel terbaru via email:

    Belum ada Komentar untuk "Jenazah Perawat Positif Covid-19 di Semarang Ditolak Warga"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel