Daftar dan Tugas Staf Khusus Milenial Jokowi dengan Gaji Rp 51 Juta Perbulan

Daftar dan Tugas Staf Khusus Milenial Jokowi dengan Gaji Rp 51 Juta Perbulan

Mundurnya Staf Khusus (Stafsus) milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi) Adamas Belva Syah Devara menjadi sorotan publik setelah perusahaan miliknya ditunjuk sebagai penyelenggara pelatihan online Kartu Prakerja yang menjadi banyak perbincangan akhir-akhir ini.

Meskipun begitu, Belva Devara menjelaskan jika usaha Ruangguru miliknya melalui Skill Academi sebagai mitra pelatihan Program Prakerja telah memenuhi prosedur. Pemilihan ini obyektif dan tidak ada kaitannya dengan posisinya yang menjabat sebagai Stafsus milenial.

Selain Belva Devara, Andi taufan Garuda Putra juga menuai banyak kritik karena mencatut kop surat Sekretariat Kabinet untuk menyurati camat di seluruh Indonesia dalam program Relawan Desa Lawan Covid-19 yang diinisiasi langsung oleh Kemendes PDTT.

Beberapa kritik juga diberikan kepada Andi Taufan yang meminta agar camat membantu perusahaan miliknya, PT Amartha Mikro Fintek (Amartha) dalam edukasi lapangan kepada masyarakat desa dan pendataan kebutuhan alat pelindung diri (APD) puskesmas.

Sebelum kedua kasus ini banyak disoroti oleh masyarakat, Staf Khusus Milenial yang pernah tersandung masalah yaitu Billy Mambrasar dengan permasalahan terkait jabatannya sebagai Staf Khusus Presiden di profil LinkedIn-nya yang setara dengan menteri.

Dalam hal tugas, Staf Khusus Milenial telah ditunjuk Jokowi untuk membantu tugas-tugas kenegaraan terkait dengan kebijakan publik, terutama yang berkaitan dengan hal ekonomi kreatif dan program yang menyasar pada kalangan muda Indonesia.

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 144 Tahun 2015, para Staf Khusus Milenial Jokowi akan memperoleh hak bulanan sebesar Rp 51 juta, dimana Perpres tersebut mengatur tentang besaran hak keuangan bagi para Staf Khusus Presiden, Staf Khusus Wakil Presiden, Wakil Sekretaris Pribadi Presiden, Asisten, dan Pembantu Asisten.

Hak keuangan yang dimaksud adalah pendapatan keseluruhan yang diterima dan sudah termasuk gaji dasar, tunjangan kinerja, dan pajak penghasilan sesuai dalam Pasal 5 beleid.

Tidak hanya besaran hak keuangan Stafsus presiden, dalam lampiran Perpres juga dicantumkan besaran hak keuangan para pembantu presiden atau wakil presiden yang lainnya. Dimana wakil sekretaris Pribadi Presiden mendapat hak sebesar Rp 36,5 juta, Asisten Rp 32,5 juta, dan Pembantu Asisten Rp 19,5 juta per bulan.

Lalu apa Tugas dari Stafsus Milenial Presiden?

Daftar dan Tugas Staf Khusus Milenial Jokowi dengan Gaji Rp 51 Juta Perbulan

Jokowi menyampaikan para Staf Khusus Milenial Jokowi yang berjumlah tujuh orang ini akan menjadi rekan diskusi harian, dan memberikan gagasan segar dan inovatif sehingga mampu mencari cara baru yang out of the box, dengan harapan Indonesia bisa menjadi negara maju.

Harapan besar Jokowi atas keberadaan Staf Khusus milenial baru ini akan lebih memudahkan pemerintah untuk mengelola negara dengan inovasi, gagasan, serta terobosan baru. Stafsus milenial ini diyakini mampu membatasi persoalan yang terjadi bangsa saat ini.

Mereka diharapkan tidak hanya menjadi jembatan oleh para pemuda Indonesia, yang didalamnya termasuk santri dan diaspora, namun juga memberi terobosan dan inovasi kekinian untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang terjadi pada bangsa Indonesia.

Sedangkan tugas yang diamanahkan kepada mereka terbagi dalam beberapa gugus tugas. Langkah ini diambil oleh Jokowi karena mengingat demografi Indonesia saat ini didominasi oleh anak usia muda.

Total penduduk Indonesia 225,9 juta penduduk tahun ini, data dari Bappenas sebanyak 183,36 juta atau 68,7 persen berusia produktif (15-64 tahun). Jika generasi milenial merupakan generasi yang lahir antara tahun 1980 - 2000, maka jumlahnya 85,8 juta atau 32 persen dari total penduduk.

Berikut ini daftar tujuh Staf Khusus Milenial Jokowi yang berusia 23-36 tahun dengan berbagai keahlian dan latar belakang:
1. Adamas Belva Syah Devara (29) pendiri aplikasi Ruangguru
2. Putri Indahsari Tanjung (23) CEO dan Founder Creativepreneur
3. Andi Taufan Garuda Putra (32) CEO lembaga keuangan mikro PT Amarta
4. Ayu Kartika Dewi (36) Perumus Gerakan Sabang Merauke
5. Gracia Billy Mambrasar (31) CEO Kitong Bisa
6. Angkie Yudistia (32) Pendiri Thisable Enterprise (Kader PKPI, difabel tuna rungu)
7. Aminuddin Ma'ruf - Aktivis Kepemudaan , mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PMII)

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Daftar dan Tugas Staf Khusus Milenial Jokowi dengan Gaji Rp 51 Juta Perbulan"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel