Mana yang terbaik, Cuci Tangan dengan Sabun atau Gunakan Hand Sanitizer?

Daftar Isi [Tutup]

    Mana yang terbaik, Cuci Tangan dengan Sabun atau Gunakan Hand Sanitizer?

    Virus Corona (Covid-19) yang mewabah di Indonesia menjadi momok bagi masyarakat, pemerintah mengimbau agar selalu menjaga kebersihan salah satunya dengan mencuci tangan, Jika dalam keadaan mendesak bisa menggunakan hand sanitizer.

    Untuk membersihkan tangan dari bakteri, kuman dan virus banyak orang percaya dengan mencuci tangan menggunakan sabun merupakan cara yang paling efektif, ada juga yang berpendapat menggunakan hand sanitizer sudah cukup untuk membunuh kuman karena terdapat kandungan alkohol.

    Lalu manakah yang lebih baik? Mencuci tangan menggunakan sabun atau hanya menggunakan hand sanitizer?

    Membersihkan Tangan Menggunakan Sabun dan Air Mengalir

    Mana yang terbaik, Cuci Tangan dengan Sabun atau Gunakan Hand Sanitizer?

    Secara tidak langsung mencuci tangan dan menggunakan sabun akan mengurangi bahkan membunuh kuman yang ada di tangan, hal ini juga dikatakan oleh Centers of Disease Control and Prevention (CDC).

    Bagaimanapun juga membersihkan tangan menggunakan sabun dan air yang mengalir lebih baik dibandingkan dengan pembersih tangan seperti hand sanitizer, sebab hand sanitizer tidak bisa membersihkan secara efektif ketika tangan sedang berminyak dan kondisi yang kotor.

    Kandungan sabun surfaktan yang merupakan zat yang mengangkat minyak dan mikroba dari kulit menjadikannya cara paling efektif dalam membersihkan tangan dibandingkan dengan hanya hand sanitizer.

    Namun juga diperhatikan jika CDC merekomendasikan untuk membersihkan tangan dengan sabun dan air yang mengalir setidak-tidaknya selama 20 detik.

    Membersihkan Tangan Menggunakan Hand Sanitizer

    Mana yang terbaik, Cuci Tangan dengan Sabun atau Gunakan Hand Sanitizer?

    Dari Insider menjelaskan hand sanitizer memang dinilai efisien untuk membunuh beberapa mikroba tetapi tahukah anda ini tidak semua mikroba.

    Terdapat tiga bakteri yang tidak dapat terlindungi, yang pertama Cryptosporidium, infeksi parasit yang menyebabkan penyakit pernapasan dan pencernaan, yang kedua Norovirus, infeksi yang menyebabkan mual dan diare, Selanjutnya Clostridium difficile, bakteri infeksi yang menyebabkan gangguan dan radang usus.

    Penggunaan hand sanitizer yang baik adalah yang mengandung alkohol setidaknya 60%, CDC juga tidak menganjurkan menggunakan hand sanitizer dengan kandungan alkohol yang kurang dari 60%, hal ini hanya mengurangi tumbuhnya bakteri dan tidak membunuhnya.

    Perlu anda ketahui penggunaan hand sanitizer dengan frekuensi yang berlebihan juga tidak baik, terlalu sering menggunakan hand sanitizer menyebabkan tangan kering, pecah-pecah, hingga berdarah, apalagi pada kulit yang sensitif.

    Namun, hand sanitizer juga ada yang memiliki fungsi membantu menjaga kelembaban kulit yakni yang mengandung emolien.

    Tidak hanya penggunaan hand sanitizer yang berlebihan yang membuat kulit kering dan pecah-pecah, penggunaan sabun terlalu lama juga, apalagi jika menggunakan air panas, hal ini bisa berakibat sama menjadikan kulit kering sampai dengan berdarah.

    Bagaimana Cara Cuci Tangan yang Benar?

    Mana yang terbaik, Cuci Tangan dengan Sabun atau Gunakan Hand Sanitizer?

    Jadi sudah tau kan, bahwa membersihkan tangan menggunakan sabun dan air mengalir adalah yang paling efektif untuk membersihkan tangan dari bakteri, virus, dan kuman.

    Namun anda juga harus memperhatikan bagaimana cara mencuci tangan yang benar, berikut ini cara yang tepat dalam mencuci tangan menurut Pengurus Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI):

    1. Basahi kedua tangan dengan air bersih yang mengalir, lalu matikan dan tuangkan sabun secukupnya.
    2. Gosok-gosok kedua tangan, pastikan pada sela-sela jari di kedua punggung tangan dan bawah kuku dibersihkan.
    3. Kaitkan seluruh jari pada telapak tangan agar saling menyentuh, kemudian gosok bagian dalam telapak tangan dan bergantian pada dua sisi tangan.
    4. Tukar posisi dengan mengaitkan jari-jari tangan bagian kiri di atas punggung tangan kanan dan gosok bagian punggung tangan, lakukan bergantian.
    5. Gosok bagian jempol kiri menggunakan tangan kanan dengan gerakan memutar, begitu juga sebaliknya lakukan untuk jempol tangan kanan.
    6. Lakukan proses tersebut selama kira-kira 20 detik.
    7. Bilas tangan hingga bersih dengan air yang mengalir.
    8. Keringkan kedua tangan dengan handuk yang bersih atau diangin-anginkan.
    9. Jika dimungkinkan, tutup keran air menggunakan siku untuk menghalangi tangan yang bersih saat menutup keran.

    Jangan Terlewatkan Keringkan Tangan

    Mana yang terbaik, Cuci Tangan dengan Sabun atau Gunakan Hand Sanitizer?

    Bakteri tinggal pada lingkungan yang bersifat lembab, hal ini dimungkinkan adanya perpindahan bakteri ketika tangan dalam keadaan basah, jadi jangan sampai untuk melewatkan mengeringkan tangan setelah membersihkannya dengan sabun.

    Mengeringkan tangan setelah mencucinya dengan sabun memiliki manfaat yang penting di samping hanya mencuci tangan, karena mengeringkan tangan usai mencuci dengan sabun secara tepat bisa menghilangkan risiko negatif perpindahan bakteri disebabkan kelembaban pada tangan.

    Berlangganan update artikel terbaru via email:

    Belum ada Komentar untuk "Mana yang terbaik, Cuci Tangan dengan Sabun atau Gunakan Hand Sanitizer?"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel