Jokowi Ungkap Nominal Insentif Tenaga Medis Corona

Ditengah wabah corona yang sedang terjadi di Indonesia saat ini, Jokowi mengatakan akan memberikan insentif kepada tenaga medis hingga dokter spesialis dalam menangani corona.

Di sela kunjungannya ke Wisma Atlet Kemayoran yang saat ini dijadikan sebagai RS Darurat COVID-19, Jokowi mengatakan bahwa insentif ini rencananya akan diberikan setiap bulan, hal ini telah melalui rapat dan kesepakatan bersama Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Jokowi Ungkap Nominal Insentif Tenaga Medis Corona

Jokowi saat itu juga mengungkap rincian insentif bulanan yang akan diberikan kepada dokter spesialis sampai dengan tim medis, dengan nominal masing-masing:

Insentif Dokter spesialis: Rp 15 juta
Insentif Dokter umum dan dokter gigi: Rp 10 juta
Insentif Bidan dan perawat: Rp 7,5 juta
Insentif Tenaga medis lain: Rp 5 juta.

Selain itu, Jokowi juga menuturkan akan diberikan santunan kematian dengan nominal sebesar Rp. 300 juta. Namun, insentif dan santunan kematian ini berlaku pada daerah yang dinyatakan tanggap darurat.

Hal ini sesuai dengan informasi sebelumnya bahwa, Jokowi inginkan perlindungan maksimal kepada para dokter sampai dengan tenaga medis yang saat ini berada di rumah sakit dan melayani para pasien yang terinfeksi corona (COVID-19).

Melalui video conference kamis 19 Maret 2020, agar selalu dipastikan tersedianya alat perlindungan diri (APD) karena para dokter dan tim medis yang ada di rumah sakit berada di garis paling depan dalam penyelamatan virus corona, agar para petugas kesehatan tidak ikut terinfeksi virus COVID-19.

Saat menyampaikan pidatonya Jokowi juga meminta langsung kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk segera menyiapkan insentif bagi tenaga medis yang menangani pasien corona (Covid-19).

Ucap Jokowi dalam Video Conference "Termasuk juga saya minta menteri keuangan juga memberikan insentif untuk para dokter perawat dan jajaran rumah sakit yang menangani COVID-19 ini,".

Sampai dengan Senin, 23 Maret 2020 di Indonesia pasien yang dinyatakan positif terinfeksi COVID-19 berjumlah 579 orang, diantaranya telah sembuh 30 orang dan meninggal dunia 49 orang.

Penyebaran virus corona juga kian merajalela, dilansir dari Covid19.go.id Senin, 23 Maret 2020 terdapat 22 provinsi yang terinfeksi positif corona (COVID-19) di Indonesia, dengan pasien terbanyak di DKI Jakarta sebanyak 353 pasien, disusul Jawa Barat 59 pasien dan Banten 56 pasien. 

sumber : nasional.kompas.com

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Belum ada Komentar untuk "Jokowi Ungkap Nominal Insentif Tenaga Medis Corona"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel